Menenun dan Menjahit Menjadi Media Inklusi

Perempuan-perempuan Kaili di Sulawesi Tengah menenun dan menjahit produk berbahan tenun sejak lama. Mereka yang juga merupakan penyintas pelanggaran HAM di masa lalu ini, terus berupaya menjaga kualitas hasil tenunnya. Bersama warga setempat, mereka mengikuti pelatihan tenun yang diadakan oleh mitra Peduli. Kearifan lokal tetap terjaga dan menenun serta menjahit pun menjadi media inklusi. (Mitra Peduli: SKP-HAM | Lokasi: Sulawesi Tengah | Mitra Payung: IKa | Foto: Skp-ham Sulteng | Mei 2016)


No Replies to "Menenun dan Menjahit Menjadi Media Inklusi"


    Got something to say?

    Some html is OK