12 hasil untuk group: waria


Komunitas Waria “Paris Barantai” dalam Pawai Budaya

Komunitas waria Banjarmasin Paris Barantai mengikuti kegiatan Pawai Budaya dan Festival Pasar Terapung 2017 yang merupakan agenda tahunan Pemkot Banjarmasin dalam rangka merayakan hari jadi Kota Banjarmasin sekaligus mempromosikan pariwisata Kalimantan Selatan. (Mitra Peduli: PKBI Kalimantan Selatan | Lokasi: Banjarmasin, Kalsel | Mitra Payung: PKBI | Foto: Putra Kalsel‎ | Agustus 2017)

Komunitas Waria Gelar Bakti Sosial di Sekolah Bawang

Komunitas waria Banjarmasin mengadakan kegiatan bakti sosial di Sekolah Bawang yang selama ini menampung anak jalanan dan anak kurang mampu. Selain memberikan bantuan berupa alat tulis, mereka juga memberikan bantuan berupa cukur gratis untuk 23 anak Sekolah Bawang. (Mitra Peduli: PKBI Kalsel | Lokasi: Banjarmasin | Mitra Payung: PKBI | Foto: Putra Kalsel | Agustus 2017)

Karnaval 2015: Warna-Warni Inklusi

Ikatan Waria Banua Banjarmasin Transgender Solidarity (IWB-Banjaraty) mengikuti karnaval dan festival budaya setempat tahun 2015. Sejak 2011, perkumpulan ini aktif menyuarakan inklusi sosial di lingkungan sekitar. (Mitra Peduli: PKBI Kalsel | Lokasi: Banjarmasin, Kalsel | Mitra Payung: PKBI | Foto: PKBI Daerah Kalsel | September 2015)

Sembako dan Potong Rambut Gratis di Sumsel

Himpunan Waria MKGR Sumsel memberi layanan potong rambut gratis bagi anak-anak di beberapa panti asuhan di wilayah Sumsel. Saling menerima dan memberi di antara masyarakat merupakan satu pintu menuju inklusi sosial. (Mitra Peduli: PKBI Sumsel | Lokasi: Sumatera Selatan | Mitra Payung: PKBI | Foto: Leonardo | Juni 2016)

Kesetaraan dalam Keragaman

Kesetaraan menunjukkan adanya kedudukan yang sama, tidak lebih tinggi atau rendah antara satu sama lain. Indonesia dengan segala keragaman ras, agama, suku, adat istiadat, penduduk, dan norma, merupakan tempat dimana kesetaraan dapat diwujudkan. Upacara peringatan hari besar nasional jadi lebih bermakna dengan suasana akrab antara penduduk dengan latar belakang yang berbeda-beda. (Mitra Payung: PKBI Daerah Kalsel | Lokasi: Banjarmasin, Kalimantan Selatan | Mitra Payung: PKBI | Foto: Kaisar Caesar | Oktober 2015)

Inklusi Dimulai dari Keluarga

Saling menerima dalam lingkungan terkecil merupakan langkah penting dalam mewujudkan inklusi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah keluarga, saling mendukung dalam keragaman yang ada. Semua anak baik itu laki-laki, perempuan, maupun waria, mendapat kasih dan perhatian yang sama dari orang tuanya. (Mitra Peduli: PKBI Daerah Kalsel | Lokasi: Kupang, NTT | Mitra Payung: PKBI | Foto: Charles Ndun | September 2015)

Merdeka dari Diskriminasi

Waria berpartisipasi dalam perayaan hari kemerdekaan RI di DKI Jakarta. Keceriaan mereka mengingatkan kita bahwa makna kata ‘merdeka’ bukan hanya dari penjajahan, melainkan juga dari diskriminasi. (Mitra Peduli: SWARA | Lokasi: DKI Jakarta | Mitra Payung: PKBI | Foto: Richardo Colley | September 2015)

Waria: Kisah Inklusi dari Banjarmasin

Kisah tentang suka duka waria dari sudut pandang Mutia dan Fitri, dua dari sekian banyak waria yang diterima dengan baik oleh keluarga dan masyarakat umum.

Waria Berwirausaha: Mandiri Membawa Inklusi

Banyak waria berwirausaha dan terampil mengelola ekonomi kreatif. Unit bisnis mereka menjadi pintu terwujudnya inklusi sosial. Mereka diterima dan hidup berdampingan dengan masyarakat sekitar. (Mitra Peduli: PKBI Daerah Kalsel | Lokasi: Banjarmasin, Kalimantan Selatan | Mitra Payung: PKBI | Foto: Bukhari Al-Akhmad | Agustus 2015)