Beranda Pustaka Berita Program Peduli di Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental 2017

Program Peduli di Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental 2017

Berita / Semua Pilar Mitra Payung : Semua Mitra

Surakarta, 25-27 Agustus 2017 – Melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), pemerintah menggelar Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia pada 25-27 Agustus 2017 di Surakarta.

Dalam acara yang dibuka oleh Menko PMK Puan Maharani ini, Program Peduli yang bekerja di bawah koordinasi Kemenko PMK turut berpartisipasi dengan menampilkan hasil pencapaian kinerjanya kepada masyarakat yang dipublikasikan melalui gelaran lokakarya Indonesia Bersatu, Indonesia Melayani, dan Pembangunan Inklusif pada hari Sabtu (26/8).

Dalam lokakarya tersebut, hadir sejumlah narasumber yang juga merupakan penerima manfaat Program Peduli seperti Nggay Mehang Tana dari Sumba Timur, NTT, dan I Putu Suwandana dari Oi Bura, Tambora. Selain itu, hadir pula pihak-pihak yang terkait dalam implementasi Indonesia Melayani seperti Disdukcapil, Kader Damai, Lakpesdam NU Kabupaten Bima, dan SKPD.

Tidak hanya itu, Program Peduli juga menggelar acara pemutaran film dan diskusi bertajuk Gerakan Sosial melalui Media Digital selama dua hari berturut-turut dengan menghadirkan aktor Reza Rahadian, pengamat film Budi Irawanto, mantan wakil ketua KPK Bambang Widjojanto, sineas Garin Nugroho dan Dirmawan Hatta, serta beberapa praktisi media digital.

Melalui kegiatan ini, baik para pemangku kepentingan maupun masyarakat diharapkan dapat melakukan gerakan sosial menuju Indonesia yang lebih inklusif dengan cara-cara yang menyenangkan dan dapat diterima oleh publik. Terbukti, kegiatan berjalan interaktif dengan peserta yang tidak hanya berdiskusi soal film, namun juga kaitannya dengan gerakan Revolusi Mental dan Inklusi Sosial.

Selain kegiatan lokakarya, pemutaran film, dan diskusi, Program Peduli juga berkontribusi dalam beberapa rangkaian acara utama yang digelar dalam PKN RM 2017 seperti Rembuk Nasional bersama para menteri dan Pameran Inovasi Layanan Publik yang diikuti oleh 100 stand pameran.