Beranda Pustaka Berita Literasi Kepemimpinan untuk Tingkatkan Harmonisasi Keragaman

Literasi Kepemimpinan untuk Tingkatkan Harmonisasi Keragaman

Berita / Korban diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan berbasis agama Mitra Payung : Yayasan Satunama

Pada 4-5 Juni 2018, Yayasan Pengembangan Kemanusiaan Donders bekerja sama dengan Yayasan SATUNAMA Yogyakarta menyelenggarakan Literasi Kepemimpinan Lintas Agama di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang didukung oleh The Asia Foundation ini diikuti oleh 30 orang pemuda asal tiga kabupaten di Sumba.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun komunitas literasi bagi para pemimpin muda dari berbagai agama yang ada di Sumba dengan berbasis dialog terbuka dan konstruktif bersama komunitas Marapu (agama lokal masyarakat Sumba).

Dalam sambutannya, direktur YPK Donders Mike Keraf mengatakan bahwa tujuan lain dari diselenggarakannya kegiatan tersebut adalah untuk membangun persatuan dan kesatuan dalam keragaman di antara kaum muda setempat.

Peserta yang hadir adalah 12 orang dari komunitas Marapu serta 17 orang muda pemimpin Kristen Protestan, Katolik, Islam, dan Parisada Hindu Dharma dari Kabupaten Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya. Ketiga puluh peserta tersebut mengikuti seluruh rangkaian acara selama dua hari yang berlangsung di Aula D’Sos Weelonda, Sumba Barat Daya.

Salah satu kegiatan yang dilakukan di acara ini adalah diskusi terbuka untuk membangun toleransi, meningkatkan rasa saling memahami, dan memberikan penghargaan lintas agama dengan mengedepankan sikap fundamental otonomi dan kolerasi. Kedua sikap tersebut diperlukan karena dengan sikap yang semakin otonom, maka komunitas tersebut dapat semakin berkolerasi dengan komunitas di luar dirinya.

Dalam kegiatan yang juga dipandu oleh Pater Rivan Narang ini, hadir pula dua narasumber yang bertugas untuk berbagi pengalaman terkait praktik menjalani hidup dengan harmoni dalam perbedaan. Kedua narasumber tersebut adalah Eko Wienarto dan MD Andriana.

Kegiatan lain yang dilakukan dalam acara ini adalah kegiatan ibadah dan kegiatan malam “Literasi Kreatif” yang di dalamnya peserta menampilkan berbagai kreativitas seperti drama, puisi, lagu, parade, gambar, dan pidato. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong komunitas literasi para pemimpin muda agama-agama di Sumba untuk tampil bagaikan bintang yang berpijar, yang mampu memberikan harapan peradaban baru dalam menyuarakan dan memperjuangkan keutuhan, persatuan, dan kesatuan dalam keragaman.

 

Sumber: https://kupang.antaranews.com/berita/7012/pemuda-lintas-agama-sumba-ikuti-literasi-kepemipinan