Beranda Pustaka Berita Donasi dan Konseling, Dukungan PKBI untuk Anak-anak di Masa Pandemi

Donasi dan Konseling, Dukungan PKBI untuk Anak-anak di Masa Pandemi

Berita / Anak dan remaja rentan Mitra Payung : PKBI Pusat

Meski telah menimbulkan berbagai macam persoalan serius dalam kehidupan masyarakat, pandemi COVID-19 ternyata mampu menumbuhkan solidaritas antarsesama. Berbagai kegiatan sosial dilakukan untuk membantu pihak-pihak yang membutuhkan, termasuk anak-anak.

Anak-anak merupakan salah satu kelompok paling rentan terdampak COVID-19. Namun, masih banyak pihak yang kurang menyadari pentingnya memberi perhatian dan bantuan bagi anak-anak di masa pandemi. 

Oleh karena itu, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) melakukan kampanye sekaligus penggalangan donasi untuk memenuhi kebutuhan hand sanitizer dan alat-alat kebersihan lainnya dalam bentuk paket Youth Personal Hygiene yang kemudian didistribusikan ke 16 LPKA dampingan.

Dalam kampanye ini, PKBI membuat dan memastikan protokol keamanan COVID-19 di 16 LPKA dampingan tersebut berjalan dengan baik, salah satunya melalui pelaksanaan konseling virtual untuk anak didik di LPKA yang mengangkat tema-tema penting seperti cara mencegah penyebaran COVID-19 dan mengidentifikasi gejalanya.

Selain itu, dilaksanakan pula pembelajaran online bersama CSO yang dimulai di PKBI DKI dan direplikasi di wilayah lainnya. Kegiatan ini dinamakan Rumpi atau Ruang Mengekspresikan Mimpi.

Dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan anak-anak tersebut, PKBI juga menghubungkan LPKA dengan jejaring untuk melakukan penyemprotan disinfektan di LPKA serta menjalankan support dan monitoring untuk reintegrasi anak ke dalam keluarga. 

Poin-poin pembelajaran dalam kegiatan support dan monitoring ini meliputi: (1) peningkatan koordinasi PKBI pusat dan daerah melalui meeting regular dan intensive updating; (2) peningkatan jumlah relawan remaja yang beraktivitas di LPKA; (3) terbangunnya jaringan kerja melalui koordinasi antara lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pemerintah; (4) perubahan pola pikir (perspektif) anak muda dalam membangun inklusi sosial; serta (5) penguatan jaringan remaja melalui koordinasi dengan LPKA.

Hasilnya, LPKA Lampung dan Kutoarjo berhasil mendapatkan penghargaan sebagai LPKA terbaik dalam merespon COVID-19. Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ini diperoleh setelah kedua LPKA tersebut berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya PKBI melalui Program Peduli.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang dianggap cepat tanggap dalam merespon kebijakan dari pemerintah pusat serta mampu berinovasi dalam melakukan pencegahan, penanganan, pengendalian, dan pemulihan COVID-19 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-05.KP.08.05 Tahun 2020.